Berita Terbaru!

Resensi Buku "Anak Anak Revolusi" Karya Budiman Sudjatmiko...

Rebut 8 Kursi, Demokrat Berkibar di Tobasa

Partai Demokrat diprediksi bakal merajai DPRD Tobasa periode 2014-2019. Sebab, partai besutan SBY ini...

Di Jakarta PDIP Berjaya, Demokrat dan PKS Babak Belur

Hasil kajian, analisa dan pantauan di 4.000 tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta...

Mantan Istri Prabowo Subianto Lolos ke Senayan

Pemilu 2014 memang penuh kejutan. Salah satunya adalah kebangkitan kembali trah Cendana lewat Siti Hediati...

Caleg Batak Rajai DPRD Kota Batam

Delapan kursi DPRD Kota Batam dari daerah pemilihan (Dapil) IV Sagulung sudah dipastikan diisi calon anggota legislatif (caleg) dari ...

Sabtu, 31 Agustus 2013

Judika-Duma Resmi Suami Istri

Joy Tobing membawakan lagu "Amazing Grace" pada Pemberkatan Pernikahan Judika Sihotang & Duma Riris Silalahi di HKBP Balige, Sabtu (31/8/2013).














SBY Masuk Jebakan Sengman, Pebisnis dari Palembang

Foto Susilo Bambang Yudhoyono bersama Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono) terpajang di belakang ruang resepsionis Hotel Princess, Kompleks Ilir Barat Permai, Palembang. Presiden dan Ibu Ani, yang berbusana muslim, tersenyum lebar. Tak ada yang salah dengan pemasangan foto itu. Masyarakat Palembang pun mafhum soal kedekatan Sengman Tjahja, pemilik hotel tersebut, dengan Yudhoyono.

Banyak narasumber di Palembang menyebutkan Sengman mengenal Yudhoyono jauh sebelum menjadi presiden. Sengman merintis persahabatan sejak SBY-panggilan akrab Yudhoyono-menjabat Panglima Daerah Militer Sriwijaya pada 1996-1997. Ketika itu Sengman adalah pengusaha di Kota Pempek.

Persahabatan mereka setidaknya terlihat ketika Sengman menghadiri wisuda Agus Harimurti, anak sulung Yudhoyono, di Nanyang Technological University, Singapura, Juli lima tahun silam. Presiden Yudhoyono juga hadir pada resepsi pernikahan anak Sengman bernama Karen Tjahja dengan Slandy Karlam di grand ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Oktober 2008.

Sengman, saat dihubungi lewat sambungan telepon, tak mau banyak berkomentar tentang pertemanannya dengan Presiden. "Saya sedang di luar kota," ujarnya buru-buru mengakhiri percakapan. Adapun Heru Lelono, anggota Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, mengatakan tak tahu sejauh mana pertemanan Presiden dengan Sengman. "Saya tak tahu apakah Presiden mengenal Sengman atau tidak," ujar Heru kepada Tempo di Jakarta, Kamis pekan lalu. "Yang jelas, Pak SBY punya banyak teman."

Di Palembang, Sengman dikenal sebagai pengusaha properti. Situs berita www.tempointeraktif.com pada Juni 2005 pernah memberitakan kakek tiga cucu ini. Ketika itu Sengman menjadi Direktur Utama PT Bayu Jaya Lestari Sukses, pengembang kompleks terpadu Mal Palembang Square. Pembangunan properti ini merupakan bagian dari persiapan Sumatera Selatan menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional, September 2004.

Proyek pembangunan Palembang Square ramai dibicarakan karena ada dugaan penyelewengan pemberian izin hak pakai atas tanah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Masalah pokoknya adalah pengalihan fungsi tanah seluas 56.217 meter persegi di kawasan strategis eks Taman Ria Sriwijaya itu ke perusahaan milik Sengman.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Selatan membentuk panitia khusus menyelidiki dugaan ini. Sengman merespons pembentukan panitia khusus itu, dan menyatakan berkomitmen menyelesaikan pembangunan Palembang Square. "Saya yakin masalahnya clear dan bisa diluruskan," katanya saat itu.

Belakangan Sengman mengalihkan kepemilikan Palembang Square kepada Grup Lippo pada 2008. Pengalihan ini juga menimbulkan masalah karena Sengman dianggap berjalan sendiri tanpa melibatkan pemerintah Sumatera Selatan. Sejak ramai-ramai itu, Sengman "menghilang" dari Palembang.

Sengman muncul lagi di Bumi Wong Kito akhir Januari lalu ketika meresmikan Mal Paragon di kawasan Ilir Barat Permai. Pusat belanja ini menampung pengusaha kecil-menengah. Peresmian Paragon dilakukan oleh Wakil Wali Kota Palembang Romi Herton. Sengman menyatakan siap berbisnis lagi di Palembang meski Paragon tak semegah Palembang Square.

Kini nama Sengman menjadi buah bibir lagi. Bukan di kalangan pengusaha properti, melainkan di kalangan importir daging. Sengman ikut membantu PT Indoguna Utama mendapatkan jatah kuota impor daging 30 ribu ton

Mantan Menteri Keuangan Rizal Ramli mengaku mengenal Sengman. Pengusaha tersebut disebut-sebut di pengadilan suap daging Sapi sebagai utusan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Sengman ini bisnisman yang pertama kali menyumbang SBY masuk politik. Jadi deket banget. Masa istana membantah," kata Rizal usai diskusi di DPD, Jakarta, Jumat (30/8/2013).

Rizal mengatakan Sengman merupakan pengusaha di Sumatera Selatan dan merupakan orang yang berada dibelakang SBY secara finansial. "Jadi memang ini semua akhirnya akan mengarah ke istana hitam. Kalau istana putih itu istana merdeka dimana yang baik-baik yang normatif dibahas. Yang aneh-aneh itu istana hitam. Di mana lokasinya siapa penghuni saya engga tahu," katanya.

Untuk itu, Rizal merasa aneh bila SBY tidak mengenal Sengman. "Tidak masuk akal. Kenalannya sejak di Palembang," imbuh Mantan Menko Perekonomian itu. Sebelumnya, nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga disebut-sebut dalam sidang perkara dugaan suap impor daging sapi dengan terdakwa Ahmad Fathanah, Kamis (29/8/2013).

Dalam persidangan disebutkan, orang dekat Ketua Umum Partai Demokrat itu diduga membawa uang Rp 40 miliar milik PT Indoguna Utama. Hal tersebut diungkapkan Ridwan Hakim, Anak Bos PKS Hilmi Aminudin, saat bersaksi untuk Fathanah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis petang.
Dalam persidangan, Ridwan Hakim mengaku pernah ditanya oleh penyidik KPK mengenai uang Rp 40 miliar dari PT Indoguna Utama. TEMPO/TRIBUN

Rabu, 28 Agustus 2013

Joy Tobing Tunjukkan Bukti Foto Selingkuh Suami

Sidang perceraian penyanyi Joy Tobing dengan Daniel Sinambela kembali digelar. Pihak Joy menyerahkan sejumlah bukti terkait perselingkuhan dan KDRT yang pernah dilakukan suaminya.

"Hari ini kami serahkan semua bukti dan bukti penganiayaan Daniel," ujar kuasa hukum Joy Tobing, Perry Cornelius Sitohang usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (28/8).

Bukti tersebut salah satunya diambil dari twitter, yang dengan sengaja disebarkan oleh selingkuhan Daniel sendiri, yang tidak lain mantan istrinya juga. Pihak Joy tidak habis pikir dengan tindakan mantan istri Daniel yang menyebarkan foto-foto perselingkuhan tersebut.

"Mantan istrinya sering publis foto dari twitter. Foto mesra mereka," kata Joy.

Pertemuan Daniel dengan mantan istrinya itu, dianggap wajar oleh Joy, jika alasannya untuk sekadar bertemu dengan anak dari pernikahan mereka. Akan tetapi, dari bukti foto yang didapatkan Joy, foto-foto itu mutlak sebuah perselingkuhan. "Yang mereka lakukan itu zinah," ungkap Perry.

Joy juga memiliki bukti perbincangan keduanya. Dia yakin kalau semua yang dibicarakan Daniel hanya untuk pembelaan diri. "Mereka ngobrol sayang-sayangan kok, kita ada buktinya," pungkasnya. MERDEKA

Poldasu Kebut Penuntasan Dugaan Korupsi PLTA Asahan III

Kasus dugaan korupsi dana pelepasan lahan PLTA Asahan III yang telah menetapkan nama Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak memasuki babak baru. Pasalnya, saat ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut sedang memeriksa saksi ahli dari Kementerian Kehutanan.
Saat ditemui wartawan di Polda Sumut, Selasa (27/8) sore, Dir Res Krimsus Polda Sumut Kombes Pol Sadono Budi Nugroho mengatakan, pemeriksaan saksi ahli tersebut dilakukan karena pihaknya telah memeriksa Kasmin dan saksi-saksi yang mengetahui kasus tersebut. “Pemeriksaan saksi ahli ini dilakukan lantaran kita telah memeriksa lebih dari 40 saksi dan Kasmin sendiri,” ujarnya.

Kemudian, perwira berpangkat tiga melati di pundaknya itu mengatakan, usai melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli tersebut, pihaknya kembali akan memeriksa Kasmin. Pasalnya, pemeriksaan terhadap tersangka sebelumnya hanya untuk mengambil data awal saja.

“Jadi, usai pemeriksaan saksi ahli ini, kita akan kembali memeriksa Kasmin lagi, sebab bukti-bukti sudah lengkap. Di samping itu, dalam September ini kasusnya harus tuntas,” ucapnya.

Saat disinggung apakah pihaknya sudah melayangkan surat izin kepada presiden terkait akan dilakukannya penahanan terhadap Kasmin, Sadono mengatakan Bareskrim Mabes Polri sudah melayangkan surat izin kepada presiden.

“Pasalnya, kita telah melakukan ekspos di Bareskrim. Dan Bareskrimlah melayangkan surat ke sana,” ucapnya.

Kemudian, saat disinggung apakah selain Kasmin ada tersangka lain dalam kasus ini, Sadono mengatakan, ada tersangka lain dalam kasus ini. Pasalnya kasus ini juga ditangani Polres Tobasa. “Polres Tobasa kan juga melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini. Tentunya mereka juga mempunyai tersangka,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, keterlibatan Kasmin dalam kasus ini lantaran Kasmin turut dalam rapat pembebasan lahan tersebut. Yang lebih parahnya lagi, dalam rapat tersebut Kasmin bertugas sebagai pemimpin rapat.

“Dia terlibat lantaran dia turut dalam rapat pembebasan lahan. Karena itu dia telah melanggar Panitia Pelepasan Tanah (P2T) yang seharusnya kepala daerah tidak boleh ikut dalam rapat,” ucap Sadono, Senin (26/8). METROSIANTAR

Senin, 26 Agustus 2013

Ir Effendi Sianipar Pimpin Tim Sukses Cagub Riau

Orang Batak kembali dipercaya memegang posisi strategis di dunia politik Tanah Air. Ya, Ir Effendi Sianipar kini didaulat sebagai Ketua tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau, Lukman Edy-Suryadi Khusaini (LURUS). Pilgub Riau direncakan akan digelar pada 4 September 2013.

"Effendi Sianipar adalah Ketua Badan Ekonomi Kerakyatan DPP PDIP. Dia juga caleg untuk DPR RI. Nanti yang akan menjadi sekretaris tim gabungan tersebut adalah Hanif Dakhiri, dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa," ujar bakal calon gubernur Riau Lukman Edy didampingi Suryadi khusaini di sela-sela pemeriksaan cek kesehatan di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

Saat ini, Ir EFFENDI SIANIPAR masih tercatat sebagai anggota DPR periode 2009-2014 dari PDIP. Tahun depan, Effendi pun kembali mencalonkan diri dari daerah pemilihan yang sama. Ia dipercaya sebagai caleg nomor urut 1 dari Dapil Riau 1 meliputi Pekanbaru, Siak, Rohil, Rohul, Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti. PARDOSI/GABE

Pesta Danau Toba 2013 Diikuti Amerika Hingga Afrika

Pesta Danau Toba akan kembali digelar pada 8 hingga 14 September 2013. Bukan sembarang festival, ajang tahunan ini kembali dikemas dalam berbagai rupa, kali ini dikemas dengan skala internasional. 

Ada enam negara yang bakal mengikuti yakni Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Singapura, Myanmar, serta Afrika.

“Yang terlihat sakral itu nanti adalah ketika para pejabat menyuapi (sulang-sulang) warganya. Hal ini hanya terjadi dalam tradisi Batak,” ujar Bupati Samosir Mangindar Simbolon, penuh bangga. GABE

Lion Air Buka Rute Batam-Silangit

Untuk memudahkan akses menuju Danau Toba, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah, maskapai penerbangan Lion Air akan membuka rute penerbangan langsung Bandara Silangit, Siborongborong, Taput-Batam mulai Jumat (6/9/2013) mendatang.

Hal ini disampaikan Regional Manager Medan Lion Air Bayu Wahyudi Mulyana pada pertemuan dengan Bupati Taput Torang Lumbantobing, Jumat (23/8). Menurutnya, penerbangan langsung dari Siborongborong ke Batam.

Hal ini dilakukan seiring permintaan Menteri BUMN Dahlan Iskhan ke pihak Lion Air untuk membuka rute penerbangan tujuan Bandara Silangit. Tujuannya agar akses menuju Danau Toba bisa lebih mudah dan tidak memakan waktu lama,” paparnya.

Selain itu, Bayu menyampaikan, pembukaan rute penerbangan langsung itu dilakukan mengingat minat pengguna jasa penerbangan sudah makin meningkat. Selain itu untuk memudahkan penumpang melakukan perjalanan ke berbagai daerah tujuan seperti Jakarta, Lampung dan lainnya.

“Saat ini minat masyarakat menggunakan jasa penerbangan sudah semakin tinggi. Disusul masyarakat asal Taput, banyak yang tinggal di Riau. Oleh sebab itu juga, kami membuka rute baru ini,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga melayani penerbangan dari Bandara Silangit ke berbagai daerah tujuan seperti Jakarta, Bali, Lampung dan berbagai daerah tujuan lainnya dengan transit di Batam.

“Diharapkan, dengan adanya rute penerbangan baru tersebut, dapat memberikan alternatif bagi wisatawan maupun warga yang ingin masuk dan bepergian dari kawasan Tapanuli melalui Bandara Silangit,” ungkap Bayu.

Rencananya, penerbangan ini akan dilayani pesawat type ATR seri 500 berkapasitas 72 penumpang dan penerbangan tiga kali dalam satu minggu. “Untuk rute penerbangan awal akan melayani tiga kali penerbangan dalam satu minggu. Selanjutnya, akan terbang setiap hari,” terangnya didampingi Chairil A Lubis dan Kepala Tata Usaha (KTU) Bandara Silangit Edward Rajagukguk.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Taput Torang Lumbantobing menyambut baik pembukaan rute baru tersebut. “Kami dari Pemkab Taput mendukung sepenuhnya dan menyambut baik pembukaan rute penerbangan baru ini. Dengan demikian, akses menuju Danau Toba menjadi mudah dan tidak memakan waktu yang lama,” ujarnya.

Ia optimistis, apabila penerbangan ini sudah mulai dibuka, maka transportasi udara dari Bandara Silangit dengan beberapa kota besar di Indonesia akan semakin lancar dan cepat. Hal itu akan berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Taput.

Rumah Makan Karo Hadir di Parsoburan


Rumah Makan Karo kini hadir di Parsoburan, Habinsaran, Tobasa. Kedai makan yang lebih akrab disebut BPK ini berlokasi di RT 03, di sisi kanan jalan menuju Lumban Rau. 

Bagi warga Habinsaran yang sudah cukup lama tidak berkunjung ke Parsoburan, lokasi rumah makan tersebut berdiri tidak jauh dari bekas pohon durian dan pohon nangka, yang dulu berdiri kokoh persis di dekat jalanan berkelok, setelah simpang SMP Negeri 1. 


Bangunannya masih semi permanen yang baru saja didirikan di atas lahan kosong, di sebelah rumah panggung, salah satu rumah khas Batak yang masih tersisa di Parsoburan. Pemilik Rumah Makan Karo yang diberi label Tambar Lihe (Obat Lapar) ini adalah Risman Ginting, seorang putera Karo yang sudah cukup lama berdiam di kawasan Tapanuli. Masuknya Rumah Makan Karo di Parsoburan tentu saja menambah deretan pendatang yang mengadu nasib di ibukota kecamatan itu. Sebuah realitas bisnis yang menandakan perekonomian Parsoburan sudah mulai menjanjikan. GABE

Kamis, 22 Agustus 2013

Tamu Resepsi Pernikahan Judika-Duma Wajib Bawa Surat Undangan

Judika-Duma saat acara Martumpol
Pemberkatan nikah Judika Sihotang dan kekasihnya Duma Riris Silalahi akan berlangsung di Gereja HKBP Balige pada Sabtu, 31 Agustus 2013.

Sesuai undangan yang sudah disebar kepada seluruh kerabat keluarga, acara pemberkatan jawara Indonesian Idol itu dimulai pukul 9.00 WIB. Usai acara pemberkatan, acara kemudian diteruskan di TB Silalahi Center untuk pesta adat Batak.

Berbeda dari pernikahan pada umumnya, para undangan tidak diperkenankan masuk ruangan jika tidak membawa undangan yang sudah disebar mempelai pria maupun wanita. GABE

FOTO: Judika-Duma Martumpol di Gereja HKBP Balige

Pasangan artis Judika Sihotang dan Duma Riris Silalahi akhirnya memulai petualangan rumah tangganya dengan menggelar acara Martumpol (pra pemberkatan) di Gereja HKBP Balige, Kamis (22/8/2013). Judika tampak mengenakan jas hitam sedangkan Duma mengenakan kebaya kecoklatan yang sangat anggun. Duh, selamat ya Judika-Duma. Kredit Foto: Sebastian Hutabarat


Rabu, 21 Agustus 2013

Pangeran Pardosi Resmi Bergelar Sarjana

Bukan main kebahagiaan Pangeran Pardosi saat mengikuti acara wisuda Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia (UPI YAI) Jakarta. Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (20/8/2013), Redaktur Pelaksana Tabloid GABE, ini resmi berhak menyandang gelar Sarjana Komputer alias S.Kom. 

Menjadi sarjana sama sekali tidak pernah terlintas di benak Pangeran Pardosi. Sebab, pria asal Parsoburan, Habinsaran, Tobasa, ini sudah merampungkan pendidikan SMA di Parsoburan pada 1999. Selepas SMA, ia memilih merantau ke Kalimantan, berbelok sedikit dari kebiasaan perantau yang kerap hijrah ke Jakarta. Di Kalimantan, Pangeran bekerja di perusahaan minyak yang berlokasi di lepas pantai. Itu sebabnya, pria yang mahir bermain gitar ini sudah akrab dengan helikopter. "Kami diantar dan dijemput menggunakan helikopter," katanya.

Bekerja di pertambangan ternyata tidak membuat Pangeran berpuas diri. Ia lalu memutuskan untuk terbang ke Jakarta, dan akhirnya bekerja di sejumlah perusahaan. Namun lagi-lagi, Pangeran ingin yang lebih. Bukan sekadar menjadi pekerja tanpa embel-embel sarjana. Karena kerja keras dan kegigihannya, Pangeran akhirnya mampu menuntaskan impiannya. Selamat untuk Pangeran.

Bangga dan Bahagia Ibunda Tercinta

Salam Kompak Sarjana Komputer

Kemelut Pilkada Taput: Pinondang-Ampuan Harap-harap Cemas

Sidang perdana kasus dugaan pelanggaran kode etik anggota KPU Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), mulai disidangkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Senin (19/8).Panel majelis dipimpin oleh Saut Hamonangan Sirait. Sedangkan anggota majelis yakni Nur Hidayat Sardini dan Nelson Simanjuntak.

Ketua KPU Taput Lamtagon Manalu dan anggotanya yakni Jan Piter Lumbantoruan, Erids Aritonang, Hotman Harianja dan Lambas JJ Matondang menjadi pihak teradu dalam kasus ini. Sementara pihak pengadu adalah Kores Tambunan selaku kuasa hukum dari St Pinondang Simanjuntak-Ampuan Situmeang.

Oleh pihak pengadu, KPU Taput dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Hal ini dikarenakan pihak teradu dianggap telah melakukan prosedur yang berbeda pada saat melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap gabungan parpol pengusung pasangan calon.

“Teradu I, Ketua KPU Taput pernah membuat pernyataan di hadapan pers bahwa PNS tidak dilarang mengikuti kegiatan politik atau menghadiri kampanye. Menurutnya hal ini justru sangat membantu dalam hal sosialisasi kepada masyarakat,” kata Kores dalam persidangan di kantor DKPP, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (19/8).

Menanggapi keterangan tersebut, para teradu meminta keringanan kepada Panel Majelis agar memberikan waktu untuk membuat jawaban baik tertulis maupun lisan.

“Kami baru diberitahu tanggal 16 Agustus lalu, itupun hanya berupa panggilan sidang.  Kami tidak tahu pokok permasalahannya. Izinkan kami membuat jawaban tertulis dan lisan di waktu yang akan datang,” ungkap salah satu anggota KPU Taput dalam persidangan itu.

Sementara Ampuan Situmeang yang dihubungi melalui selulernya mengatakan, pada sidang perdana itu dirinya dan St Pinondang hadir. “Pada sidang yang dimulai pukul 16.00 WIB tadi, isi materi gugatan kami dibacakan kuasa hukum Kores Tambunan SH. Kami juga melengkapi bukti-bukti dugaan pelanggaran kode etik komisioner KPU Taput serta saksi-saksi saat persidangan,” ujar Ampuan.

Usai membacakan materi gugatan, lanjut Ampuan, majelis hakim melalui Ketua Saut Hamonangan Sirait dan anggota Nur Hidayat Sarbini, meminta agar pihak KPU Taput memberikan jawaban secara tertulis atas seluruh materi gugatan yang diajukan.

“Setelah materi gugatan dibacakan kuasa hukum kami, majelis hakim meminta agar pihak KPU Taput memberikan jawaban secara tertulis, serta diberi waktu satu minggu. Jadi, sidang lanjutan akan digelar, Senin (26/8),” sambung Ampuan.

Untuk itu, Ampuan mengimbau, agar seluruh masyarakat Tapanuli Utara tenang dan bersabar untuk menunggu putusan DKPP. “Secara khusus kepada tim sukses dan simpatisan kami di Taput, kami himbau juga agar tetap tenang sambil menunggu hasil sidang ini. Selain itu, kami juga mengimbau agar apapun hasil putusan DKPP, semua pihak harus dapat menerimanya,” tuturnya.

Sedangkan St Pinondang Simanjuntak sendiri, saat persidangan itu, meminta majelis hakim DKPP agar memutuskan perkara itu secara adil. “Saat majelis hakim memberi kesempatan kepada kami untuk berbicara, kami minta kepada hakim supaya gugatan kami itu diputus adil dan bijaksana,” ujar Pinondang.

Sementara, Ketua KPU Taput Lamtagon Manalu, saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, lima komisioner KPU Taput hadir pada sidang terbuka yang digelar DKPP tersebut. “Termasuk Sekretaris KPU Taput J Suhartono Purba juga ikut hadir bersama kita,” ujar Lamtagon.

Setelah mendengarkan semua materi gugatan pasangan Pinondang/Ampuan oleh Kores Tambunan SH selaku kuasa hukum, Lamtagon menyebut, banyak materi gugatan yang terkesan mengada-ada. ”Bahkan sebahagian besar fakta-fakta yang disampaikan tidak benar,” katanya.

Ditanya fakta dimaksud soal apa, Lamtagon Manalu membeberkan, terkait gugatan hasil verifikasi partai politik. ”Contohnya soal hasil verifikasi Partai Buruh, Barnas, PPIB, PPRN, PIS dan PKPB. Manurut kami semua sudah sesuai ketentuan. Khusus mengenai PPIB, kami tetap pada keputusan semula,” tandas Lamtagon.

Guna menjawab gugatan pasangan Pinondang/Ampuan itu, Lamtagon menyebut, bahwa pihaknya akan menjawab secara tertulis maupun secara lisan pada sidang lanjutan, Senin (26/8). “Kita akan jawab secara lisan maupun tertulis minggu depan. Dan kami juga berharap, masing-masing pihak agar memberikan informasi yang benar, agar masyarakat tidak bingung. Kemudian, jangan menyebar fitnah,”cetusnya. JPNN

Senin, 19 Agustus 2013

Tom Pasaribu Menuju Beringin Kebon Sirih

Ada harapan bagi warga Batak di Jakarta ketika Tomu A Pasaribu yang lebih akrab disapa Tom Pasaribu alias Tompas bertekad maju di pemilihan legislatif 2014 untuk DPRD DKI Jakarta. Tom Pasaribu merupakan pria Batak yang cukup disegani di kalangan birokrat Jakarta. Pada Pemilu nanti, Tom Pasaribu tercatat sebagai caleg dari Partai Golkar nomor urut 7 dari Dapil V meliputi Jatinegara, Duren Sawit, dan Kramat Jati.

Tom Pasaribu sudah lama berkecimpung di Jakarta. Saat ini, ia tercatat sebagai Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I). Sebagai LSM, KP3I sangat intens menyoroti kinerja aparat pemerintah terutama dalam hal penuntasan korupsi. Tompas bahkan sering mengadukan dugaan korupsi di pemerintahan ke KPK.

Saking getolnya mengkritisi kinerja pemerintahan dan parlemen, Tom Pasaribu sering menjadi rujukan media massa untuk berbagai kasus. Komentar dan analisis yang disampaikan Tompas semakin membuat pemberitaan di media massa kian berwarna.

Meski tetap kritis terhadap kinerja pemerintahan, Tompas juga dikenal dekat dengan pejabat. Di antaranya, Gubernur Sutiyoso dan Fauzi Bowo semasa menjabat. Tompas juga dikenal bersahabat dengan sejumlah pejabat lainnya.

Barangkali, Tompas sudah tidak lagi sabar menyaksikan karut-marut pemerintahan saat ini. Karenanya, ia ingin terjun menjadi wakil rakyat Jakarta. Kelak, bila Tuhan berkenaan, Tom Pasaribu akan menjadi kader beringin di DPRD DKI Jakarta, yang berkantor di Jalan Kebon Sirih, Jakarta. IP/GABE

Minggu, 18 Agustus 2013

Bus Maut Miniarta Depok-Pasar Minggu Renggut Tiga Nyawa

Kemacetan lalu lintas terjadi di Gang Nangka Jalan Raya Bogor, Depok, Jawa Barat akibat dampak kecelakaan tunggal Bus Miniarta dengan nomor polisi B 7480 UM yang terguling. Bus jurusan Pasar Minggu-Depok tersebut menabrak pembatas jalan.

Kanit Laka Polresta Depok, AKP Mendrofa Otoli menuturkan kronolgis kejadian tersebut. Berawal saat bus tengah menuju Bogor dari arah Jakarta sekira pukul 19.00 WIB. Tiba-tiba saja bus tersebut menabrak dan naik di atas separator hingga oleng ke kiri jalan dan terguling.

"Masuk dan menabrak pemisah jalan, jatuh ke sebelah kiri, saat ini kami masih kumpulkan data dan saksi," ujarnya di lokasi, Minggu (18/08/2013).

Mendrofa menambahkan dalam kejadian tersebut terdapat tiga orang tewas di tempat dan tiga lainnya luka-luka. Seluruh korban berjenis kelamin laki-laki.

"Ada tiga orang tewas dan tiga orang luka-luka, pria semuanya, umur belum tahu, masih akan cek di RS," tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, kemacetan terjadi di jalur dari arah Jakarta menuju Bogor. Korban luka-luka dibawa ke RS Sentra Medika, sementara korban tewas dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diotopsi. OKEZONE

68 Tahun RI: Panjat Pisang di Sudut Cawang

Semangat memperingati hari kemerdekaan ke-68 Republik Indonesia terasa berbeda di salah satu sudut Jakarta, tepatnya di Cawang, Kebon Pala, Jakarta Timur. Tak mau patah arang karena susahnya mencari pohon pinang, masyarakat setempat menggantinya dengan pohon pisang yang relatif lebih mudah diperoleh. Jika sebelumnya nama perlombaannya adalah panjat pinang kini berganti dengan panjat pisang.

Aturan dan caranya persis sama dengan permainan panjat pinang. Yakni, siapa yang lebih dulu mencapai puncak maka dia berhak mengambil apa saja hadiah yang telah digantung sebelumnya. Begitulah masyarakat perkotaan memeriahkan kemerdekaan. Meski hidup dalam keadaan sederhana, semangat mereka tetap membara. Kemerdekaan adalah hal utama meski negara seringkali mengabaikan nasib mereka. Kalau tak bisa panjat pinang, jangan menyerah masih ada panjat pisang. MERDEKA....!


68 Tahun RI: Menanti Pasukan Drum Band 17-an di Parsoburan

Masyarakat Parsoburan, Tobasa masih setia menantikan pawai para anak sekolah setiap tanggap 17 Agustus tiba. Barisan anak sekolah dari TK hingga SMA itu memang cukup menghibur. Tak hanya berbondong-bondong menuju Lapangan Sepakbola untuk melaksanakan upacara, mereka juga membunyikan drum band sepanjang jalan.
 







68 Tahun RI: Semarak Pawai Obor di Parsoburan

Marobor. Melintasi Pasar Parsoburan
Kemerdekaan ke-68 Republik Indonesia kembali diisi dengan berbagai kegiatan yang sukses menyedot perhatian masyarakat, khususnya di Parsoburan, Tobasa. Salah satunya, kegiatan pawai obor yang lebih akrab disebut "Marobor". 

Seluruh siswa dari SD hingga SMA akan berkumpul pada 16 Agustus sore hari. Di tangan mereka masing-masing sudah terselip sebuah obor yang terbuat dari bambu berisi minyak tanah. Begitulah kegiatan mereka setiap tahun, mengelilingi separuh kampung untuk menandakan sudah datangnya kemerdekaan.

Rabu, 14 Agustus 2013

Bus Tingkat Kembali Operasi di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta akan mendatangkan bus tingkat untuk para wisatawan. Menariknya, untuk naik bus tersebut sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. "Gratis. Kita mau gratiskan. Itu juga akan membuat pengendara motor semua kita yakin akan melepaskan motornya. Naik, keliling," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/8/2013).

Saat ini, menurut Ahok, Pemprov DKI baru memesan 5 unit bus tingkat untuk percobaan. Total nantinya sekitar 14 bus yang akan dipesan.

"Pak gubernur sudah pesen 5 bus tingkat, Oktober-November ini akan datang. Jadi kalau 5 kita hitung, untuk putar Blok M, kalau headway-nya 10 menit hitungan tanpa macet, kita hanya butuh 14 bus," ujar Ahok.

Mengenai warna bus tingkat yang akan didatangkan ini, Ahok menyebutkan warnanya akan menarik perhatian orang banyak. "Yang ngejreng. Yang model seperti pada logo Enjoy Jakarta, Jakmania," katanya.

Bus ini nantinya ditujukan untuk semua orang, baik pekerja maupun turis. "Untuk wisata dan umum. Kamu juga gak mungkin gendeng naik-naik bus puter-puter, kurang kerjaan," ujar Ahok kepada wartawan sembari tertawa.

Ahok menjelaskan, dengan keberadaan bus ini, orang bisa dengan mudah main ke mal, terutama bagi mereka yang keluar dari kantor, pasti akan memutuskan naik bus ini karena nyaman.

Untuk rute bus tingkat di Jakarta, Ahok menjelaskan rutenya cukup pendek. "Kita pikir dari Blok M sampai Monas. Kota Tua-Gajah Mada-Hayam Wuruk-sampai ke Juanda. Jadi kalau mau ke Pasar Baru tinggal jalan kaki dikitlah. Istiqlal, nanti kan punya sungai seperti di Korea, bening airnya, kita mau terusin dari Juanda-Gajah Mada, Hayam Wuruk-Gunung Sahari," jelasnya.


Lebih murah daripada Transjakarta

Bus tingkat ini ternyata harganya lebih murah daripada bus Transjakarta. "Bus tingkat udah keluar dari APBD, 5 biji sudah tender. Anggaran tahun ini sudah ada. Harganya Rp 2 miliar satu bus. Jadi total Rp 10 miliar kalau gak salah," ujarnya.

Menurut Ahok, harga bus ini termasuk murah dibandingkan dengan bus Transjakarta. "Murah. Dibandingkan TJ hampir Rp 4 miliar," katanya.

Untuk uji coba, Pemprov DKI mendatangkan 5 buah bus gandeng terlebih dahulu. "Datangin 5 dulu, coba dulu. Kita tes 5. Apa Blok M atau cuma muter Sudirman, nanti kita lihat," tuturnya.

Untuk bahan bakar, bus tingkat ini menggunakan bahan bakar gas (BBG). "Kayaknya sih BBG semua. Karena Perda kita BBG," kata Ahok. MERDEKA

Pinondang-Ampuan Laporkan KPUD Taput

Dua komisioner KPU Taput, masing-masing Lamtagon Manalu dan Lambas JJ Matondang, terancam dipidanakan ke Mabes Polri di Jakarta. Hal itu terkait dugaan pemalsuan dokumen negara menyangkut dukungan salah satu partai politik (parpol) kepada salah satu pasangan bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Taput.

“Kita sudah memiliki bukti kuat dugaan pemalsuan surat dukungan dari Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB) yang ditetapkan KPU Taput mengusung pasangan salah satu balon bupati.

Pada saat berita acara di kantor DPN PPIB, jelas sudah dinyatakan secara tertulis oleh pengurus DPN PPIB bahwa PPIB telah mendukung pasangan Pinondang Simanjuntak-Ampuan Situmeang.

Dan DPN PPIB juga telah menyatakan tidak ada mendukung calon lain, selain pasangan Pinondang Simanjuntak-Ampuan Situmeang. Pernyataan tersebut secara langsung di tandatangani oleh Ketua KPU Taput Lamtagon Manalu dan Lambas JJ Matondang,” beber Pinondang Simanjuntak, Selasa (13/8).

Atas dasar itu, lanjutnya, pasangan Pinondang Simanjuntak-Ampuan Situmeang akan melaporkan kedua komisioner KPU Taput tersebut ke Mabes Polri. ”Itu akan segera kita laporkan. Kita saat ini sedang berkoordinasi dengan penasehat hukum untuk pelaporan kedua komisoner KPU itu ke Mabes Polri,” tandasnya.

Disinggung kapan pelaporan itu akan dilakukan, Pinondang belum bersedia memastikan tanggalnya. ”Pasti kita laporkan, tapi soal tanggalnya nanti dari hasil koordinasi dengan penasehat hukum kami,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Taput Lamtagon Manalu mengatakan, pihaknya siap menghadapi pengaduan tersebut. ”Yah, karena itu hak mereka. Maka kita harus siap untuk menghadapi dan bertanggungjawab,” tandas Lamtagon.

Terpisah, Lambas JJ Matondang, saat dihubungi METRO, Selasa (13/8) melalui telepon selulernya, enggan memberikan tanggapan. ”Kalau untuk menjawab itu biarlah ketua KPU saja. Takutnya saya salah ngomong pula,” singkat Lambas. METROSIANTAR

Senin, 12 Agustus 2013

Ini Dia Tujuh Pasangan Calon Bupati Tapanuli Utara


Melalui rapat pleno, Sabtu (10/8), KPU Taput akhirnya menetapkan tujuh dari sembilan pasangan calon yang secara resmi mendaftarkan diri, berhak mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Taput periode 2014-2019.

Ketua KPU Taput Lamtagon Manalu, Minggu (11/8) mengatakan, dari pasangan calon bupati (cabup) yang lolos, enam pasangan diusung dari partai politik (parpol). Yakni Ratna Ester Lumbantobing-Refer Harianja, Saur Lumbantobing-Manerep Manalu, Banjir Simanjuntak-Maruhum H Situmeang, Sanggam Hutagalung-Sahat Sinaga.

“Kemudian Nikson Nababan-Mauliate Simorangkir dan Bangkit Parulian Silaban-David Hutabarat. Sementara satu pasangan cabup mendaftar dari jalur perseorangan yakni Margan Sibarani-Sutan Marulitua Nababan dengan dukungan 19.227 orang,” terangnya.

Menurut dia, bakal calon pasangan Sanggam Hutapea-Martinus Hutasoit, dan Pinondang Simanjuntak-Ampuan Situmeang dinyatakan gugur alias tidak lolos. Penyebabnya karena mereka tidak memenuhi persyaratan.

Lamtagon mengatakan, hasil verifikasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menggelar rapat pleno. Mereka menetapkan dari sembilan kandidat yang ada, hanya tujuh kandidat yang lolos verifikasi dan berhak maju dalam Pilkada Taput 10 Oktober mendatang.

“Hasil ini sesuai dengan hasil verifikasi faktual yang tertuang dalam berita acara No:1207/BA/VIII/2013 tentang hasil verifikasi administarsi/faktual perbaikan syarat pencalonan dan syarat bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Taput 2013,” terangnya.

Lamtagon menjelaskan, ketujuh pasangan tersebut telah memenuhi syarat-syarat baik kelengkapan dokumen, jumlah kuota 15 persen suara penduduk pada Pemilu 2009 lalu. Sementara dua calon kandidat lainnya tidak lolos verifikasi, karena tidak memenuhi syarat-syarat yang tertuang dalam undang-undang penyelenggaraan pilkada.

Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, tujuh pasangan kadidat tersebut dilakukan penetapan dan penentuan nomor urut pasangan cabup pada Senin (12/8) melalui rapat pleno terbuka di Sopo Partungkoan Tarutung.

“Acara penetapan dan penentuan nomor urut pasangan calon ini dibatasi mengingat terbatasnya tempat. Kita hanya sediakan 25 undangan untuk masing-masing pasangan calon,” ujar Lamtagon.

Sementara itu, terkait penentuan nomor urut, Kasubag Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing menegaskan, pihaknya telah melakukan lokalisir pengamanan lokasi dan pengamanan rute.

“Untuk pengamanan rute dilakukan unit Sabhara bekerja sama dengan unit lalu lintas dan untuk pengamanan lokasi dilakukan unit Intel, Reserse, Sabhara,” ujarnya. Baringbing mengimbau kepada pendukung untuk tertib dan sesuai dengan jumlah yang ditetapkan KPU.

“Jika sudah ditentukan maksimal 25 orang, maka harusnya yang bisa hadir masuk gedung sesuai jumlah tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Divisi Humas Pengawasan Panwaslu Taput Sardion Situmeang mengingatkan, setelah pasangan calon punya nomor urut agar mematuhi aturan dan masa kampanye.

“Setelah memiliki nomor urut, mereka harus mematuhi jadwal kampanye. Jika kampanye di luar jadwal, itu adalah pelanggaran,” kata Sardion. METROSIANTAR

Jumat, 09 Agustus 2013

Membongkar Tabir @TrioMacan2000 (Bagian 2)

Siapa jati diri #3Macan2Ribu sedikit demi sedikit mulai terkuak. Dimulai dengan aksi centilnya menemui jurnalis di situs Tempo (“Triomacan2000 akhirnya mau buka identitas”). Inilah kode pertama yang  ditebar akun #3Macan2Ribu ke publik. Ada pesan jelas bahwa meski akun anonim bekerja di wilayah dunia online tapi para pengelolanya bisa ditemui secara offline. Sebab hanya dari kegiatan offline proses diskusi, negosiasi, tawar menawar harga dan isu bisa dilakukan. 

Kode yang sangat jelas ini rupanya kelak di kemudian hari ditangkap oleh kelompok-kelompok yang ingin berpengaruh di dunia online. Tidak heran #3Macan2Ribu banyak mendapat klien yang ingin mendapat influence di sosial media.

Keberadaan #3Macan2Ribu makin menarik seiring dengan datangnya peristiwa baku pukul #3macan2ribu dengan Umar Hasibuan, Staf Khusus Mendagri. Bagaimana kasus baku pukul itu terjadi bisa dibaca dalam liputan media pada waktu itu. Kasus ini membuka mata banyak orang bahwa #3Macan2Ribu memang dikelola secara berjamaah. Akun itu seperti firma atau persereoan di mana ada top level management, middle management dan pelaksana di bagian paling hulu formasi organisasi. 

Dan hasrat untuk mengupas jejak #3Macan2Ribu tersebut kian meraja saat #3Macan2Ribu mengudar kicauan berbau dukungan calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta. Singkatnya begini, jika pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta, #3Macan2Ribu mendukung Jokowi-Ahok, maka di putaran kedua ia secara terang-terangan mendukung Foke-Nara, sambil tak lupa menebar kebencian berbau rasis dan agama kepada penduduk twitter agar tak memilih Jokowi Ahok.Perubahan haluan #3Macan2Ribu tersebut rupanya tidak terjadi serta merta. Ada uang bermain di sana.

Alkisah,  suatu siang di sebuah warung di kawasan SCBD dengan seteguk kopi dan rokok, seorang kawan bercerita tentang kisah #3macan2ribu yang berusaha mendeketi Jokowi-Ahok utk menawarkan proposal pencitraan di twitter. Tapi tawaran itu ditolak, baik oleh Jokowi maupun Ahok. Keduanya pun mengkonfirmasi hal yang sama saat aku menanyakan hal tersebut. Keduanya tidak membantah pernah ada tawaran masuk dari #3Macan2Ribu. Dengan alasan tak ada anggaran untuk itu, proposal itu pun diabaikan. Lalu jika pada akhirnya #3Macan2Ribu menyerang Jokowi Ahok di putaran kedua, kedua cagub dan cawagub yang kini telah memenangi pemilihan itu pun paham. Kira-kira kita bisa sederhana menjadi frase “lantaran tak mau diajak kerjasama, maka #3Macan2Ribu menyerang dan memihak calon lainnya yang bersedia membayarnya”.

Pernah juga pas lagi makan sejumput nasi di suatu senja, seorang kawan bercerita soal dealing final #3Macan2Ribu dengan Tim Sukses Foke. Kisah itu cukup untuk menggambarkan bagaimana cara monetizing akun #3Macan2Ribu.

Di kesempatan lainnya, esok pagi sesudah aksi #saveKPK dini hari untuk menghadapi gerombolan polisi yang ingin menangkap Penyidik Novel, aku tak sengaja ketemu kawan yang cerita ia dan keluarganya didekati #3macan2ribu menawarkan pembelaan di sosial media, termasuk disebutkan berapa biaya yang diperlukan. Keluarga ini kebetulan lagi menjadi tersangka satu kasus di KPK.

Dan semua kepingan puzzle itu menjadi makin mendekati gambaran besar, sewaktu dapat cerita #3macan2ribu sempat bertandang ke kantor Beritasatu TV untuk menawarkan investigasi. Aku wawancarai petinggi di Beritasatu TV yang menemui admin akun #3Macan2Ribu. Aku rekonstruksi bagaimana proses pertemuan itu terjadi, bagaimana proses dealing itu terjadi, tawaran dari mereka, tanggapan pihak Beritasatu TV. Dan dari tangan petinggi itu pula kudapatkan kartu nama orang yang sangat jelas dalam pertemuan itu berkali-kali mengaku sebagai admin akun #3Macan2Ribu, yaitu Raden Nuh.

Proses pertemuan itu sendiri diatur oleh seseorang yang memperkenalkan #3Macan2Ribu dengan Peter Gontha, publisher Beritasatu Media Holdings. Biasalah orang besar dengan gaya basa-basinya menawarkan pertemuan dengan orang yang baru dikenal, sekedar untuk penjajakan. Dengan tanpa bermaksud konfrontasi pertemuan itu pun berlangsung. Tapi Peter Gontha tak bisa mengambil keputusan sendiri untuk membahas tawaran #3Macan2Ribu itu. Ia panggil Don Bosco Selamun. Don Bosco juga mengajak petinggi lainnya untuk mendampinginya.

Membongkar Tabir @TrioMacan2000 (Bagian 1)

Sudah lama aku tak memantau akun #3Macan2Ribu. Alasan utamanya karena kerjaanku bukan tukang pantau akun anonim. Meski harus diakui bukan hanya #3Macan2Ribu yang gemar menebar fitnah tapi banyak akun anonim lain yang sama biadabnya. Sebut saja akun @lawanmafia. Akun terakhir ini akhirnya sudah mati suri setelah gagal memfitnah beberapa kawan Aliansi Jurnalis Independen Jakarta.

Aku jelas-jelas tak akan follow akun-akun anonim itu dan sebaiknya penduduk negeri twitter sebaiknya juga tak perlu follow akun fitnah. Lagipula tanpa follow Anda tetap bisa stalking untuk mengetahui isu apa yang sedang digoreng. Tanpa follow akun anonim pun, pembicaraan mereka akan lalu lalang di tapak waktu Anda. Akun anonim gemar meretweet topik pembahasan yang dianggap mendukungnya, dengan begitu memudahkan Anda mengetahui isi pembicaraan. Biasanya juga banyak tweemans yang baik hati memention isu-isu yang sedang dibahas akun-akun anonim.

Termasuk di satu pagi dini hari tiba ada kawan baik hati yang memberitahu ada artikel Raden Nuh di Kompasiana (“Pengalaman difitnah berita satu” dan “Berbagi pengalaman difitnah media) dan Beritasatu yang menyeret namaku.

Ahai, inilah pertama kalinya aku membaca tulisan salah satu admin akun #3Macan2Ribu. Buat aku inilah kali pertama ia menampakkan diri dan berbicara ke publik, dalam sebuah artikel. Bahkan saat situs vivanews menurunkan laporan khusus tentang akun #3Macan2Ribu, Raden Nuh justru menolak diwawancarai.

Sekedar mengingatkan buat yang baru mengikuti perkembangan akun #3Macan2Ribu silahkan lahap artikel tentang #3Macan2Ribu di Beritasatu (“Terkonfirmasi triomacan2000 adalah Raden Nuh”, “Wawancara eksklusif dengan Raden Nuh”, “Jejak triomacan2000 menguangkan kicauan”, “Akun triomacan2000 bisa atur polisi”)

Juga artikel di rubric Sorot Vivanews (“Memburu triomacan2000”, “Fitnah ke meja hijau”, “Percakapan Umar Syadat dengan Raden Nuh”).

Buat yang belum tahu, investigasi akun #3Macan2Ribu aku kerjakan semasa aku masih bekerja di Beritasatu.com. Hari ini aku sudah tak lagi bekerja di sana dan sedang menyiapkan pekerjaan baru sambil mempersiapkan rencana sekolah.

Sebagai jurnalis ketertarikan untuk investigasi #3Macan2Ribu itu muncul sejak akun biang gosip itu mulai muncul ke permukaan. Persentuhan dengan banyak aktivis yang mengaku kenal dengan admin akun #3Macan2Ribu juga makin mendorong  investigasi ini. Apalagi #3Macan2Ribu menggunakan microblogging twitter sebagai landing page menyampaikan informasi. Alhasil tiap hari ia selalu bikin kultwit. Sesuatu yang tidak pernah disarankan untuk menggunakan microblogging yang cuma 140 karakter itu sebagai langding page laiknya menulis artikel. Microblogging diperkosa menjadi landing page dengan memotong-motong gagasan dalam bentuk yang kita kenal “kultwit”. Untuk menuliskan gagasan agar jernih, lengkap dan bertahan lama, pegiat sosial media selalu menyarankan menulis di web atau blog.

Di tengah rasa penasaran tentang keberadaan akun terseut kok ndilalah ada kegenitan admin akun #3Macan2Ribu yang pertama-tama muncul di situs Tempo. Sangat lucu! Sebuah akun anonim tiba-tiba saja ingin menjadi seleb dengan menampakkan diri dan menemui wartawan. Pasti ada pesan tersembunyi di balik kemunculannya.

Rencana investigasi pada akun #3Macan2Ribu utu sendiri itu pada awalnya tak pernah tuntas.Pengumpulan bahan sering tersandung oleh banyaknya urusan administrasi di Beritasatu, rapat, tugas ke luar kota atau ke luar negeri.

Apalagi dengan sumberdaya terbatas di Beritasatu maka investigasi itu tak berjalan mulus. Aku mengumpulkan sendiri informasi siapa admin #3macan2ribu itu dari berbagai pertemuan dengan nara sumber yang mengetahuinya. Reporter sibuk dg tugas harian, demikian juga editor. Ibarat mengumpulkan puzzle demi puzzle, suatu saat kelak akan menjadi gambar utuh. Demikianlah sebuah investigasi kadang memakan waktu lama.

Buatku mengalah sedikit dengan turun ke lapangan sendiri tak jadi soal, apalagi untuk tujuan mulia: memenuhi keinginan publik yang ingin mengetahui siapa  admin akun yang di dunia maya banyak disebut sebagai akun pemeras. Rupanya suara minor #3Macan2Ribu tak salah. Dalam perjalanannya akun #3Macan2Ribu isinya kian aneh dan banyak melakukan pembelaan berbau uang. Maka hipotesa investigasi akun #3Macan2Ribu adalah: benarkah akun #3Macan2Ribu menggunakan sosial media untuk memeras dan mencari uang secara tidak terpuji?

Hipotesa utama memang mengungkap siapa dan bagaimana akun tersebut bekerja. Itu dilakukan semata-mata untuk menyelamatkan kredibilitas sosial media yang sebenarnya bisa menjadi alat advokasi publik dan bukan untuk menebar fitnah atau memeras.  Di pihak lain investigasi ini juga untuk memenuhi rasa keadilan publik. Bagaimana tega melihat orang di Pasar Klewer Solo yang bekerja sebagai buruh panggul hanya mendapatkan penghasilan Rp 75.000 per hari, sementara di Jakarta ada akun yang menebar fitnah, menebar kebencian atas nama suku, agama dan ras, membela koruptor tapi bisa mendapatkan uang miliaran. Rasa keadilan kita seperti dipukul keras. Kita tak bisa membiarkan ketidakadilan ini terjadi.

Penulis adalah Ulin Yusron, pekerja media di Jakarta

FOTO: Eksotisme Samosir dan Keindahan Danau Toba

Siapa tak kenal Danau Toba. Siapa pula tak tahu di mana Pulau Samosir. Dua anugerah Tuhan ini berada di jantung Tapanuli, tempat asal mula leluhur Batak. Mari, kita senantiasa merawat dan mensyukuri eksotisme dan keindahan itu. KREDIT FOTO: Holmes Nainggolan/Bonpasnews

Gereja Katolik beradaptasi dengan pohon sakral Batak Toba di Desa Huta Hotang, Samosir
Kampung penuh legenda Sianjur Mula-Mula, Samosir
Senja di Tepi Danau Toba

Rabu, 07 Agustus 2013

Penahanan Bupati Tobasa Tunggu Izin Presiden

Bupati Toba Samosir (Tobasa) Kasmin Simanjuntak akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan akses menuju PLTA Asahan III, Kamis (18/7/2013). Penahanan Kasmin masih menunggu izin Presiden.

Proyek pembebasan lahan yang berada di Dusun Ba tu ma - mak, Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan, Tobasa itu menelan biaya sekitar Rp3,9 miliar dari anggaran pelepasan lahan sebesar Rp17 miliar. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumut Komisaris Besar Pol Sadono Budi Nugroho mengatakan, status tersangka diberikan kepada Kasmin setelah menjalani pemeriksaan di polda, Rabu (17/7) malam.

“Yang bersangkutan diperiksa dari pukul 18.00–21.00 WIB. Ini masih tahap awal, tetapi kami sudah tetapkan dia sebagai tersangka,” katanya kepada wartawan, kemarin. Menurut dia, pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Tobasa itu hampir saja dibatalkan, karena tiba-tiba aliran listrik di Polda padam sejak Rabu (17/7) pagi. Kasmin sempat disuruh pulang oleh penyidik.

Namun, beberapa saat kemudian listrik menyala, sehingga penyidik memanggil kembali Bupati Tobasa. “Pemeriksaannya sudah sempat kami batalkan karena aliran listrik di polda padam,” ujarnya. Adapun fokus pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Bupati Tobasa, yakni proses pembebasan lahan yang akan dijadikan akses menuju PLTA Asahan III.

Sebab, karena awal terjadinya dugaan korupsi berada di area itu. Meski sudah menetapkan Kasmin sebagai tersangka, polda belum melakukan penahanan. Sadono pun belum dapat memastikan apakah tersangka ditahan atau tidak, karena untuk proses penahanan memerlukan izin Presiden. “Memang kami diberi kewenangan memeriksa pejabat setingkat bupati dan wali kota, tetapi untuk penahanannya harus ada izin Presiden. Makanya kami gali dulu materi nya, setelah lengkap baru kami layangkan surat permohonan penahanan ke Presiden,” ungkapnya.

Dia menuturkan, dugaan korupsi ini mulai terbongkar setelah dua mantan pegawai bagian keuangan Pikitring Suar Wilayah I diperiksa penyidik Tipikor Polda Sumut pada Februari 2013, yaitu Lasmaria Sitorus dan Kurniawan Tanjung. Keduanya saat ini bertugas di Unit Pembangkit Jaringan (Ukitring Suar), Jalan dr Sucipto, Medan.

Dalam pemeriksaan itu, diperoleh keterangan Anggaran Perusahaan Listrik Negara (APLN) mengucurkan dana sebesar Rp17 miliar untuk pelepasan lahan sembilan hektare (ha) yang menurut Bupati Tobasa untuk mengganti kerugian kepada pemilik lahan, tetapi ternyata lahan itu merupakan hutan lindung. Untuk mengelabui status hutan lindung, bupati berusaha membujuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tobasa mengubah status hutan lindung menjadi hutan milik masyarakat, kemudian dilakukan pemetaan.

Sementara itu, Kepala Sub bidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Polda Su mut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) MP Nainggolan mengatakan, penyidik akan terus menelusuri kasus itu. “Yang pasti, komitmen kami menegakkan supremasi hukum, khususnya dalam kasus korupsi ini tetap serius. Apalagi ini sudah atensi pimpinan,” tandasnya. Menurut dia, dugaan korupsi dana yang masuk ke rekening Bupati Tobasa sebesar Rp3,8 miliar dari total anggaran Rp17 miliar berasal dari APLN TA 2011.

“Kami sudah dapat bukti dugaan manipulasi status lahan dari hutan lindung menjadi hutan rakyat. Bahkan, ada lahan dibuat atas nama orang lain, padahal statusnya hutan lindung,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Humas Pemerintah Kabu paten (Pemkab) Tobasa Dicky Tampubolon tidak bisa dikonfirmasi terkait persoalan hukum yang mendera atasannya itu. Berulang kali telepon selularnya dihubungi, dia tidak menja wab. Demikian pula pesan singkat (SMS) yang dikirimkan KO RAN SINDO MEDAN, tidak dibalas. KORAN SINDO

Polda Sumut: Bupati Tobasa Diperiksa Sebagai Tersangka

Bupati Toba Samosir (Tobasa) Kasmin Simanjuntak diperiksa penyidik Tindak  Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut sebagai tersangka dugaan korupsi pembebasan lahan di  Dusun Batumamak, Desa Meranti Utara, Kec. Pintu Pohan, Tobasa, untuk pembangunan akses  menuju PLTA Asahan III. Bupati diduga menilep Rp3,8 miliar dari anggaran pembebasan lahan  sebesar Rp17 miliar.
Direktur Dit Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol. Sadono Budi Nugroho kepada Waspada, Kamis  (18/7/2013), membenarkan pemeriksaan Kasmin Simanjuntak sebagai tersangka. “Pemeriksaannya hari Rabu dari jam 18:00 sampai jam 21:00. Ini masih tahap awal, tetapi kita sudah tetapkan dia  sebagai tersangka,” katanya.

Sadono mengatakan, semula pada Rabu (17/7/2013), pemeriksaan hendak dibatalkan karena tibatiba  aliran listrik di Poldasu putus. “Kita sudah mau batalkan pemeriksaan karena aliran listrik di Polda  putus, tetapi sebelum Kasmin Simanjuntak balik kanan (pulang), lampu hidup. Jadi kita panggil lagi  untuk pemeriksaan,” sebutnya.

Beberapa pertanyaan yang diajukan penyidik Tipikor, kata dia, terkait proses pembebasan lahan  yang akan dijadikan akses menuju PLTA Asahan III. “Fokusnya masih soal proses pembebasan  lahan, karena awal terjadinya dugaan korupsi berada di area itu,” ujar Sadono mengatakan  Kasmin Simanjuntak saat itu didampingi pengacara dari Jakarta.

Namun, Sadono belum dapat memastikan penahanan terhadap Kasmin, karena untuk proses  penahanan memerlukan izin dari presiden. “Kita diberi kewenangan memeriksa pejabat setingkat  bupati dan wali kota, tetapi untuk penahanannya harus ada izin presiden. Maka itu kita gali dulu  materinya, setelah lengkap baru kita layangkan surat izin ke presiden untuk penahanan,” sebutnya.

Dugaan korupsi ini mulai terbongkar setelah dua mantan pegawai bagian keuangan Pikitring Suar  Wilayah I diperiksa penyidik Tipikor Poldasu pada Februari 2013, yaitu Lasmaria Sitorus dan  Kurniawan Tanjung yang saat ini bertugas di Ukitring Suar (Unit Pembangkit Jaringan) Jln. dr  Sucipto, Medan.

Dalam pemeriksaan itu, diperoleh keterangan Anggaran Perusahaan Listrik Negara (APLN)  mengucurkan dana Rp17 miliar untuk pembebasan lahan 9 Ha yang menurut Bupati Tobasa untuk  mengganti kerugian kepada pemilik lahan, yang ternyata lahan itu merupakan hutan lindung.

Untuk mengelabui status hutan lindung, bupati berusaha membujuk BPN Tobasa merubah status  hutan lindung menjadi hutan milik masyarakat, kemudian dilakukan pemetaan.

Kombes Sadono sebelumnya mengatakan, ada dugaan dana yang masuk ke rekening bupati sebesar Rp3,8 miliar dari total anggaran Rp17 miliar berasal dari APLN TA 2011. “Kita sudah  dapat bukti dugaan manipulasi status lahan dari hutan lindung menjadi hutan rakyat. Bahkan ada lahan dibuat atas nama orang lain, padahal statusnya hutan lindung,” kata dia. WASPADA

Jumhur Maju di Konvensi Capres Demokrat

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mendeklarasikan diri maju sebagai kandidat calon presiden dalam konvensi yang digelar Partai Demokrat. Jumhur pun mengaku sudah menyampaikan surat kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya Mohammad Jumhur Hidayat menyatakan siap untuk mengikuti konvensi Partai Demokrat bila memang peluang menjadi peserta konvensi itu terbuka untuk saya," ujar Jumhur dalam jumpa pers di Hotel Bidakara, Selasa (6/8/2013).

Jumhur mengaku kepercayaan dirinya maju sebagai salah satu kandidat capres ini karena didukung elemen buruh dan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Ia menyebutkan dukungan berasal dari komunitas TKI di Taiwan, kaum buruh maritim, dan tenaga kerja bongkar muat di Jakarta, kaum buruh di Jawa Barat, Riau, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Indramayu.

Ia juga mengklaim memperoleh dukungan dari komunitas pedagang buku bekas di Jakarta serta gabungan persatuan sopir seluruh Indonesia (Gaperssi). "Setelah dukungan bermunculan, saya selaku kader dalam pemerintahan SBY, akhirnya berketetapan hati meminta restu Pak SBY melalui surat yang dikirimkan kepada beliau agar diperkenankan mengikuti konvensi Partai Demokrat," ucap Jumhur.

Dia melanjutkan, surat itu hingga kini belum dijawab oleh SBY. Namun, Jumhur mengklaim telah mendapatkan dukungan dari para pengurus internal Demokrat. "Kalau dari info yang saya terima, banyak teman di Demokrat yang senang kalau saya ikut konvensi karena banyak yang pernah bekerja sama," katanya.

Saat ditanyakan lebih lanjut soal dana yang akan digunakannya untuk konvensi, Jumhur menuturkan dirinya tak ingin larut dalam stigma demokrasi yang membutuhkan biaya besar. Ia hanya mengatakan modalnya ikut konvensi sosial melalui jaringan yang selama ini dibangunnya.

"Peluang menang di konvensi ini, saya yakin optimis," ungkap Jumhur.

Hingga kini, Partai Demokrat belum mengumumkan peserta konvensi capres. Rencananya akan ada maksimal 12 kandidat yang mengikuti konvensi. Sejumlah nama sudah menyatakan kesiapannya maju dalam konvensi. Dari kalangan internal Demokrat ialah Marzuki Alie, Hayono Isman, dan Achmad Mubarok.

Sementara dari kalangan eksternal ialah Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga sempat menyebutkan dua nama lainnya yang akan ikut dalam konvensi, yakni mantan Kepala Staf Angkatan Darat Pramono Edhie Wibowo dan mantan Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal. KOMPAS

Selasa, 06 Agustus 2013

Ayam Kampus Perawan Ditarif Rp 25 Juta Per Malam

Tidak jauh di pintu masuk Coffee Bean, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, seorang lelaki paruh baya berkemeja putih duduk seorang diri dan hanya ditemani segelas kopi hangat. Di sela jemarinya, sebatang cerutu coklat baru saja dia isap dan nyaris padam.

Rambut pria itu sebagian hampir memutih, namun tidak terlihat perawakannya menandakan dia berumur 63 tahun. Aldo bukan nama sebenarnya, sudah empat tahun menikmati aroma dan legitnya tubuh ayam kampus dari berbagai perguruan tinggi swasta atau negeri di Jakarta.

Paling tidak seminggu dua kali dia wajib tidur bersama ayam kampus. "Dulu seminggu dua kali dan sudah setahun ini saya nggak pernah lagi," kata Aldo saat berbincang dengan merdeka.com di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, awal bulan ini.

Untuk berkencan dengan mahasiswi bergaya necis itu, dia tidak segan mengeluarkan fulus puluhan juta untuk melobi. Bahkan dia rela membelanjakan buruannya barang-barang bermerek kelas wahid dan perangkat telekomunikasi teranyar.

"Ya kalau ketemu tidak selalu begitu, kadang makan bareng," ujarnya. Dari sana dia mengenal banyak ayam kampus. Kebanyakan dari mereka tahu satu sama lain.

Saking royalnya, Aldo begitu populer di kalangan ayam kampus kelas kakap. Selama empat tahun mencicipi ayam kampus, dia mengaku tidak pernah meniduri perawan. Dia pernah ditawari gadis perawan seharga Rp 25 juta, tapi dia tolak.

Namun Aldo tidak suka selera murahan. Perempuan langsung manut diajak tidur saat dilobi tidak masuk kriterianya. Namanya juga berburu, jadi harus menantang, ujarnya.

Tania, penyedia ayam kampus, menerangkan piaraannya bisa disewa hingga sebulan. Kalau mau satu bulan tarifnya Rp 50 juta. "Saat ini yang dari kampus Depok sedang dibawa ke London," tuturnya melalui pesan BlackBerry. MERDEKA.COM

Minggu, 04 Agustus 2013

Tiwi Keluar, Duo T2 Terancam Bubar

Duo T2 yang beranggotakan Tika-Tiwi sampai saat ini belum jelas nasibnya. Saat Tiwi memutuskan untuk hengkang dari T2, duo jebolan AFI tersebut tidak akan mencari pengganti alias bubar. Rahayu Kertawiguna, produser sekaligus pemilik label Nagaswara di kantornya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2013).

"Prinsip saya, kalau Tiwi mengundurkan diri, ya bubar. Malas ganti-ganti orang. Kan, sekarang lagi nunggu Tiwi dulu. Apakah habis melahirkan dia mau nyanyi lagi atau tidak," kata Rahayu.

Sampai saat ini, Nagaswara masih memberikan toleransi kepada penyanyi bernama asli Prastiwi Dwiarti yang baru saja memiliki bayi, hasil pernikahannya dengan seorang pengusaha Jepang. Rahayu berharap Tiwi bisa bergabung kembali dengan Tika.

"Sayang sih, kalau bubar. Tapi kan, zaman berubah ya, kami nggak bisa hentikan waktu. Cuma pertimbangannya begini, ketika Tika punya bayi, dia bisa atasi itu. Sekarang kami tunggu saja apakah Tiwi bisa seperti itu," papar Rahayu. INILAH

Semua Pesawat Tamu VVIP APEC Parkir di Ngurah Rai

Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, dipastikan sanggup menampung pesawat VVIP peserta Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) yang akan diselenggarakan Oktober 2013. 

"Semua pesawat VVIP sesuai dengan perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus diparkir di Bandara Ngurah Rai," ujar Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Ngurah Rai Kolonel (Pnb) Sugiharto Prapto Waluyo seperti dilansir Antara di Denpasar, Minggu (4/8/2013).

Hingga saat ini, pihaknya sudah mendapatkan data 19 delegasi VVIP KTT APEC yang akan memarkir pesawatnya di Bandara Ngurah Rai.

Dia menjamin kapasitas bandara bakal cukup menampung semua pesawat VVIP karena saat ini apron di bagian selatan sedang dalam proses pembangunan dan mampu menyediakan 14 ruang parkir untuk pesawat berbadan kecil atau "narrow body".

"Selain itu di apron selatan juga masih terdapat ruang parkir yang digunakan untuk 'private jet' yang kecil-kecil," katanya.

Sugiharto menambahkan bahwa untuk pesawat berbadan lebar (wide body) jenis Boeing 747 dan Airbus A-330 akan diparkir di apron bandara sebelah utara.

"Sedangkan untuk jadwal kedatangan delegasi VVIP, kami tidak bisa menyampaikan kepada publik karena itu bersifat rahasia terkait masalah keamanan," ucapnya. MERDEKA

Tolong PLN, Tobasa Kok Sering Mati Lampu?

Warga Kabupaten Toba Samosir, khususnya di Kecamatan Balige sekitarnya mengeluhkan kondisi aliran listrik di wilayahnya sering padam. Akibatnya, aktivitas warga pun menjadi terganggu, terutama bagi anak-anak yang mengerjakan tugas sekolah.

Kalpin Napitupulu (47) warga Kecamatan Balige, Jumat (2/8) mengatakan, setiap hari listrik selalu padam di daerah itu. “Di daerah ini listrik hampir setiap harinya padam. Jika sudah padam, bisa tahan berjam-jam,” jelasnya.

Menurut dia, meski listrik setiap hari padam, namun hingga saat ini pihak PLN tidak pernah menyampaikan pemberitahuan. Padahal pemberitahuan itu sangat penting agar mereka bisa menyiapkan segala pekerjaan sebelum listrik padam.

“Akibat aliran listrik padam mendadak, pekerjaan saya sering terhambat. Selain itu, anak-anak juga sering mengeluhkan disaat belajar malam harinya.

Kita tidak tahu mengapa aliran listrik sering padam. Pihak PLN tidak pernah memberikan alasan soal pemadaman itu,” ujarnya.

Ia menjelaskakan, pemadaman yang terjadi tanpa adanya pemberitahuan, sering membuat warga jengkel dan kesal kepada pihak PLN.

“Mungkin bukan hanya masyarakat saja yang marah, seluruh pekerja yang beraktivitas di daerah itu juga pasti terganggu dengan pemadaman itu. Kita sering geram terhadap kinerja PLN, mereka tidak pernah memberikan pemberitahuan tentang pemadaman,” ujarnya.

Hal senada disampaikan salah seorang pengusaha warnet yang meminta namanya dirahasiakan mengaku, pemadaman listrik itu membuat aktivitas usahanya menjadi terganggu.

“Pemadaman listrik yang berlangsung setiap hari membuat pengusaha seperti saya merugi. Jalan keluar agar usahanya tetap jalan, ia terpaksa menggunakan genset.

Padahal saat ini harga bahan bakar minyak (BBM) sudah naik. Sementara untuk tarif yang kita berikan kepada pelanggan masih tetap normal,” keluhnya. METROSIANTAR

Liber Sipahutar Resmi Jabat Camat Nassau

Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak kembali melantik pejabat di lingkungan pemkab. Ada tujuh pejabat struktural eselon III dan sembilan eselon IV yang dilantik di komplek perkantoran Simanjalo, Balige (2/8/2013). Pelantikan ini adalah kesekian kalinya dilaksanakan dalam beberapa tahun ini.

Bupati pada pelantikan tersebut mengatakan, keberhasilan pembangunan sangat tergantung atas kinerja masing-masing komponen SKPD. Sedangkan keberhasilan SKPD tersebut, sangat ditentukan kinerja pejabatnya.

Karena itu, menurut Pandapotan,  para pejabat harus dapat membangun kerjasama yang solid, sinergitas dan upaya yang sungguh-sungguh dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Pada bagian lain, kata dia, mutasi dan promosi jabatan, merupakan bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, terutama jika terdapat jabatan yang lowong (kosong).

“Saya berharap, saudara-saudara menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Sesuai ketentuan perundangan-undangan maupun norma-norma yang berlaku,” kata Bupati. Di samping itu, disebutkan, proses ini juga sebagai bagian dari kebutuhan akan proses pembinaan karir PNS.

Karena diakui, selaku kepala daerah, pihaknya selalu memantau kinerja aparatnya sebagai bahan pertimbangan dalam perjalanan karir selanjutnya.

“Mutasi ini dilakukan juga setelah sebelumnya melalui evaluasi yang mendalam untuk menjawab tantangan yang dihadapi. Kepada para pejabat yang dilantik, untuk tetap menjaga netralitas PNS sebagai aparatur.

Dengan maksud untuk menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik,” terang Bupati Pandapotan. Selaku pejabat, juga diingatkan untuk senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

Sebagaimana tertuang dalam Keputusan Bupati Toba Samosir Nomor 144 Tahun 2013 tertanggal 1 Agustus 2013, para pejabat yang dilantik tersebut, adalah  Liber Sipahutar sebagai Camat Nassau, Rommer Sianipar sebagai Sekretaris Kecamatan Nassau, Bresman Simangunsong sebagai Camat Pintu Pohan Meranti, Porman Nainggolan sebagai Sekretaris Kecamatan Pintu Pohan Meranti.

Kemudian, Marnaek Parhusip sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan dan Kominfo, Sesmon T Butar-Butar sebagai Kabid Komunikasi dan Informatika pada Dinas Perhubungan dan Kominfo dan Josib Broztito Sianipar sebagai Kabid Lalu Lintas Udara, Darat dan Danau pada Dinas Perhubungan dan Kominfo.

Selanjutnya, Aprilla Nessy Tampubolon sebagai Kasi Pembangunan Masyarakat Desa dan Kelurahan pada Kantor Kecamatan Balige, Sarto Tambunan sebagai Kasubbag Umum pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal, Farida Hotma sebagai Kasi Penataan Tugu, Makam dan Taman pada Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan, Humusor Ivan Tampubolon sebagai Kasi Pembuangan, Pemusnahan dan Penampungan Sampah pada Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan.

Juga dilantik, Masinton Panjaitan sebagai Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Rahman Osdiman Manik sebagai Kasi Pembangunan Masyarakat Desa dan Kelurahan pada Kantor Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Try Sutrisno Pandapotan sebagai Kasi Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban pada Kantor Kecamatan Borbor, Lindawati Simangunsong sebagai Lurah Pasar, Kecamatan Laguboti dan Renata Imelda Marini Simbolon sebagai Sekretaris Kelurahan Pasar Kecamatan Laguboti. METROSIANTAR

Bocah Parsoburan di Ibu Kota

Begitulah kehidupan terus berputar. Orang Batak yang bermigrasi ke daerah lain dari bona pasogit masih terus berlangsung. Bahkan, diaspora Batak kini sudah menyebar ke penjuru dunia. Perantauan yang menjadi idaman memang masih dipegang Jakarta. Ya, Ibu Kota memang tetap menjanjikan banyak impian sehingga membuat orang Batak tak henti mengejar mimpi. Ada yang sukses mendulang rupiah, tetapi tidak sedikit pula yang hanya mampu bertahan pas-pasan. Jurus terakhir, kembali ke kampung halaman. Namun, harapan bukan berarti sudah pupus bila akhirnya menyatakan keok di Jakarta. Tapanuli, asal tanah Batak, kini pula menjanjikan sederet impian. Tak lagi seperti dulu.

Salah satu basis anak rantau di Jakarta berasal dari Parsoburan, Tobasa. Dari daerah ini cukup banyak anak rantau yang sukses. Tetapi itu tadi, masih cukup banyak pula yang hidup megap-megap. Hidup di Ibu Kota akhirnya semakin membuat orang Batak menyebar, beranak-pinak hingga bercucu-bercicit. Mereka yang sudah lahir di Jakarta sudah bisa dipastikan tidak lagi memahami bagaimana kerasnya kampung halaman. Hanya saja, mereka tetap diajarkan bagaimana cara bertahan hidup. Termasuk dididik untuk menghargai adat dan budaya Batak. Bagi orang Batak, menjunjung tinggi budaya adalah salah satu prinsip yang tabu dilanggar.


SOPHIA PARDOSI

 
 

Jumat, 02 Agustus 2013

Mengenal Calon Suami Bella Saphira

Terungkap sudah siapa sosok pria yang akan menikahi artis Bella Saphira. Dia adalah Mayor Jenderal Agus Surya Bakti yang saat ini menjabat sebagai Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Pada Rabu, 31 Juli 2013, Mayjen Agus melakoni tugasnya sebagai bagian BNPT di Pondok Pesantren Modern Assalam, Pabelan, Kartasura, Solo. Bersama Kepala BNPT, Inspektur Jenderal Polisi Ansyaad Mbai, Agus mengikuti kegiatan Halaqoh Kebangsaan Pengasuh Pesantren se-Solo Raya. Mengenakan baju motif lurik warna merah bata dan berpeci hitam, ia didaulat sebagai salah seorang keynote speaker di acara tersebut.

Sebelum berpidato, Mayjen Agus dengan ramah menjawab pertanyaan VIVAlife perihal rencana pernikahannya dengan Bella Saphira. “Yang pasti sebentar lagi. Nanti kalau sudah ketemu tanggal pasti kita kabari, “ ucapnya, Rabu, 31 Juli 2013.

Awalnya pria lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 1984 ini, enggan mengungkap kepastian tanggal pernikahan. Setelah didesak, ia pun menyebutkan dalam waktu sebulan lagi akan menyunting Bella.

“Pokoknya dalam waktu dekat. Mungkin sebulan lagi,” ujarnya,

Saat disinggung soal tempat pernikahan, Agus memilih untuk merahasiakan hal tersebut. Saat ini, ia mengaku ingin menghormati Bella yang baru saja menjadi mualaf.

“Kalau masalah tempat nanti di mana saja. Yang penting kita menghormati dulu karena ini bulan puasa. Terus dia (Bella Saphira) juga baru muslimah, juga menghormati pihak-pihak lainnya," kata dia.

Mayor Jenderal Agus Surya Bakti adalah lulusan Akmil Magelang 1984. Agus pernah menjabat sebagai Komandan Grup 3 Sandiyudha Kopassus pada 2002, dan Komandan Ke-20 di Pusat Pendidikan Intelijen TNI AD pada 2007 hingga 2008. Pada tahun 2009, duda dua anak ini menjadi Komandan Resort Militer 152/Babullah Kodam XVI/Pattimura.

Ia juga pernah menjadi Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf TNI AD pada 2010. Pada tahun 2011, ia diangkat Presiden menjadi Deputi I BNPT, dengan pangkat menjadi Mayor Jenderal. Agus kerap menjadi keynote speaker BNPT dalam seminar-seminar terkait masalah terorisme. VIVANEWS

Perjalanan Asmara Bella Saphira

Bicara soal masalah pribadi, aktris Bella Saphira terbilang cukup tertutup. Tak banyak yang terungkap darinya terkait hal tersebut. Boru Simanjuntak kelahiran Magelang, Jawa Tengah, itu kerap kali menutup mulutnya rapat-rapat ketika disinggung soal kekasihnya.

Jika obrolan sudah mengarah pada urusan pribadi, Bella selalu menjawabnya dengan diplomatis. "Doakan saja. Penginnya sih segera menikah," begitu jawabnya ketika disinggung soal urusan pribadi.

Tak banyak yang bisa dikorek darinya soal kekasih dan hal-hal yang berbau pribadi. Media sempat mencatat Bella sempat pernah menjalin asmara dengan mendiang aktor Adjie Massaid kala keduanya masih terlibat shooting.

Ia juga sempat dikabarkan dekat dengan Abel, seorang pengusaha muda yang juga disebut-sebut pernah menjalin hubungan dengan sejumlah artis tenar. Namun, ia membantah kabar itu. Diakui Bella kala itu, hubungannya hanya sebatas teman biasa, tidak lebih.

Memasuki usia 40 tahun pada 6 Agustus nanti, Bella akan menjalani babak baru kehidupannya. Ia dikabarkan akan segera melangsungkan pernikahannya dengan duda beranak dua yang dikenalnya sudah lama.

Adalah Mayor Jenderal Agus Surya Bakti (52), yang kini menjabat sebagai Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, yang disebut-sebut sebagai calon suaminya.

Belum ada keterangan resmi dari kedua belah pihak mengenai kabar itu. Namun, informasi yang beredar, keduanya berencana melangsungkan pernikahan di kampung halaman Agus di Binjai, Sumatera Utara, pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Jika kabar bahagia itu benar adanya, tentu saja ini akan menjadi pelabuhan cinta terakhir Bella.

Pada 26 Juli 2013 lalu, Bella juga memutuskan untuk menjadi seorang mualaf setelah mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Istiqlal, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Agus turut hadir menemani Bella, tetapi luput dari perhatian media. KOMPAS

Caleg Ganti Baju Tak Mesti Pindah Partai

Sejumlah calon legislatif (caleg) di Tobasa saat ini mulai gembira. Sebab bagi caleg yang masih aktif sebagai anggota DPRD dan mencalonkan kembali dari partai lain tidak lagi harus pindah partai. Sebab permohonan tentang uji materi UU No 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik sebagaimana telah diubah dengan UU No 2 Tahun 2011 tentang perubahan UU No 2 Tahun 2008 dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam PKPU No 7 Tahun 2013 sebagaimana diubah dengan PKPU No 13 Tahun 2013 tentang caleg pindah partai yang mencalonkan diri sebagai caleg 2014 harus mengundurkan diri. Dalam amar putusannya No 39/PUU/-XI/2013, MK memutuskan memberikan pengecualian.

Huruf a dikecualikan bagi anggota DPR dan DPRD jika partai politik yang mencalonkan anggota tersebut tidak lagi menjadi peserta pemilu atau kepengurusan parpol sudah tidak ada lagi. Bagian lain, anggota DPR atau DPRD tidak diberhentikan atau ditarik oleh parpol yang mencalonkannya. Dan huruf c, tidak lagi terdapat calon pengganti yang terdaftar dalam DCT dari partai yang mencalonkan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan dan MK. Saya bisa melihat keadilan untuk partai-partai yang tidak menjadi peserta pemilu,” kata Jojor M Napitupulu, caleg dari Partai Kedaulatan yang kini dicalonkan oleh Partai NasDem, Rabu (31/7) di Balige.

Sama halnya diungkapkan Mangapul Siahaan, anggota DPRD Tobasa dari Partai Pelopor dan kini dicalonkan oleh Partai NasDem. Ia mengaku gembira atas keputusan tersebut.  “Kita sangat puas karena materi tuntutan kita tercapai. Sama seperti perasaan dari teman-teman kami, cukup lega dan gembira sekali. Keinginan kita mau mengabdi kepada masyarakat. Bukan keinginan kita mau pindah,” terangnya saat dihubungi lewat seluler.

Sebelumnya, anggota KPUD Tobasa Polmer Simanjuntak mengatakan, caleg dari partai yang tidak menjadi peserta pemilu ketika dicalonkan dari partai lain harus mengundurkan diri. Sejauh ini, kata dia, KPU masih memberlakukan PKPU No 13 Tahun 2013.

“Ya, kalau salinan putusan sampai kepada kita dan ada tindak lanjut dari KPU pusat, maka kita jalankan. Selain itu, sepanjang belum ada perubahan, kita masih tetap pakai itu,” katanya. METROSIANTAR