Kamis, 23 Mei 2013

Sinyal Hijau Ephorus HKBP untuk Calon Bupati Taput Pinondang Simanjuntak

Bakal Calon Bupati Taput Sintua Pinondang Simanjuntak SH MSi (paling kiri) foto bersama dengan Ephorus Emiritus HKBP Pdt SAE Nababan, Bupati Humbahas Maddin Sihombing dan Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata.
Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata menginginkan agar Bupati Taput terpilih pada Pemilukada 10 Oktober mendatang sosok yang religius, khususnya dari keluarga jemaat HKBP. Hal itu dilontarkan Ephorus saat menghadiri acara pesta perak HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran di Gereja HKBP Sabungan, Kecamatan Siborongborong, Taput, Senin (20/5), sekaligus peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran.

“Bupati Humbahas, Pak Maddin Sihombing adalah sosok yang religius. Beliau adalah bupati paling rajin beribadah ke gereja dan sudah membuktikan banyak prestasi di Kabupaten Humbahas. Seandainya bisa menjabat bupati tiga periode, dan kita minta beliau mencalonkan di Taput,” ujar Pdt WTP Simarmata dalam sambutannya.

WTP melanjutkan, namun karena peraturan yang tidak memungkinkan, dan beliau masih aktif sebagai bupati, maka kita harus memilih yang lain. "Kita juga punya salah satu bakal calon Bupati Taput dari keluarga vorhanger (pelayan) HKBP. Dia tidak jauh dari kita. Beliau ada duduk di antara kita saat ini,” ungkap Ephorus sambil melirik satu-satunya bakal calon Bupati Taput yang hadir saat itu, yakni Sintua Pinondang Simanjuntak, yang duduk berdampingan dengan Ephorus Emiritus HKBP Pdt SAE Nababan.

Meski tidak langsung menyebut nama, Ephorus HKBP langsung membeberkan jasa Pinondang Simanjuntak terhadap HKBP. Yakni memprakarsai pembangunan Gereja GKPI Sait Nihuta dan renovasi Gereja Dame yang kini sebagai tempat beribadah jemaat HKBP di Sait Nihuta, Kecamatan Tarutung.

“Beliau sudah berjasa kepada HKBP. Yakni memprakarsai pembangunan Gereja GKPI Sait Nihuta. Di mana sebelumnya jemaat GKPI masih satu tempat ibadah dengan jemaat HKBP di Gereja Dame, Sait Nihuta,” paparnya.

Mendengar ungkapan Ephorus, sintua Pinondang Simanjuntak yang juga didampingi istrinya Emma boru Lumbantobing tampak tersenyum. Kepada METRO, Pinondang Simanjuntak menyebut, dirinya kaget mendengar kata sambutan dari Ephorus HKBP.

“Saya tidak menduga kalau Ephorus HKBP akan menyatakan hal itu. Karena tujuan kita datang ke acara ini memang murni sebagai undangan. Jadi, saya juga kaget sebenarnya,” ujar sintua Pinondang Simanjuntak.

Terkait pembangunan Gereja GKPI Sait Nihuta, sintua Pinondang Simanjuntak menjelaskan bahwa setelah 40 tahun jemaat HKBP dan GKPI satu tempat ibadah di Gereja Dame Sait Nihuta. Dan tepatnya pada tanggal 24 Desember 2006, Gereja GKPI Sait Nihuta yang baru diresmikan.

“Nah, saya saat itu sebagai ketua umum panitia pelaksana pembangunan Gereja GKPI sekaligus ketua umum panitia renovasi Gereja Dame yang saat ini dipakai sebagai tempat beribadah oleh jemaat HKBP,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa almarhum orangtuanya, sintua G Simanjuntak sekitar tahun 1960-an hingga 1970-an, bertugas di Gereja Dame sebagai vorhanger. “Jadi memang almarhum ayah saya itu dulu pelayan di HKBP,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Humbang Hasundutan Maddin Sihombing, ketua umum pantia pesta perak 25 tahun HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran Tongam Manalu, anggota DPRD Taput Tigor Lumbantoruan, serta perwakilan jemaat HKBP Distrik DKI Jakarta Anita Lubis.

IP/METRO SIANTAR

0 komentar:

Poskan Komentar